Cinta Yang Terlewatkan

Hutan-pinus.jpg
  Keren kan? Pasti ngiri ya? Di hutan, pacaran, berduaan, aaaaah gak kebayang.
Ngomong-ngomong itu gambar aku yang foto.

  Apa diantara kalian ada yang pernah nyoba nasib kaya Aku? disuruh jadi tukang foto, enggak dibayar, harus bagus lagi, sampai-sampai aku foto sambil tiduran, kebayang gak bagaimana rasanya, coba deh bayangin aja, sakiitt soob sakiitt, untung gak ada ulet bulu, ini bukan pertemanan namanya, tapi penghinaan.

  Kalau dia berbagi aku anggap teman lagi. Enggak enggak enggak aku bukan temen kaya gitu, aku gak berani aja sama dia banyak dekengnya. Tapi, katanya roda kehidupan pasti berputar, Tuhan itu maha adil dan aku percaya, saaangaaat percaya.


  Ini baru aku, ini baru berduaan, aku upload yang ini supaya bisa diliat semua umur, lolos saring, gak nge anak terekan ama yang masih kecil.

  Yang atas juga itu sebenarnya Aku, Aku Angkasa Putra Yang Sekarang.

  Ceritanya aku diajak maen sama temen, dia nge chat.

"Dimana posisi bro?"
"Di gawang"
"Elo ngajak berantem?"
"Eh, maaf, kirain Messi"
"Ah, eloo ya, mau ikut main gak nih?"
"Kemana?"
"Ke Hutan Pinus"
"Oh siiiaaap"

  Tanpa kata, aku langsung kemasi barang yang akan aku bawa, aku masukin nasi kotak, kamera, pengaman, ayunan, setrika, bantal, tongkat pramuka, tenda, seperangkat alat solat, dan lain sebagainya.

  Aku kira kita mau nginep gitu mau camping, langsung aku berangkat ketempat yang akan dituju.

  Eh pas aku sampai liat dia bawa cewek, udah cantik, imut, lucu, bohay, terangsang gua.

"Eh Messi, kenapa elu bawa cewek segala, elu ngajak berantem?"
"Ngomong apa lu hah?"
"Heee, eh mau aku abadikan moment-moment nya?"

  Iya aku takut sama dia, jadinya ya kaya yang paling atas itu, miris nasibku, diterlantarkan, diacuhkan, jadi tukang poto yang tak dibayar.

Senja pun datang, mereka pulang, aku nginep sendirian, aku nangis.
Pagipun menyapa, aku pulang ke rumah, liat tv, ada berita kebakaran hutan.

  Ini pelakunya sungguh tak manusiawi, semoga diberi hukuman yang setimpal, aku liat-liat lagi dengan teliti, loooooh kok hutan yang aku tiduri malam tadi.

  Waktu itu aku hampir terkena serangan jantung, takut disangka jadi pelakunya coba, padahal aku ini korban, aku gak ingat apa-apa semalam, bangun-bangun udah terlentang tak berpakaian, diperas, dijepit, dijemur, itu cucian.

  Lansung aku kemasi barang-barangku lagi dan pergi dari kampungku tercinta itu, pergi menjalani kehidupan baru dengan nama diganti dan alhamdulillah aku bisa beradaptasi dengan lingkungan ini, sudah normal lagini.

  Disitulah cerita centaku berawal lagi, aku jatuh cinta ama anak yang punya kostanku ini, dia waaaw gitu,  baik, gak sombong, rajin menabung, itu rully, inimah Lesti.

  Aku cari cara gitu buat ngedekatinya, karena selalu ada kesempstan saat dia mau berangkat ke kampusnya.

  Setiap pagi aku lirik dia, dia tersipu, semakin lama aku pelototi dia, dia malah menjauh.(gagal)

  setiap pagi aku senyumi dia, dia membalas, semakin lama, aku tertawai dia, dia malah menjauh.(gagal)

  Setiap pagi aku sapa dia, dia membalas, semakin lama aku teriaki dia, dia menjauh.(gagal)

  Aaarrrgh kenapa aku selalu gagal, aku kehilangan semangatku, aku nangis, aku acak-acak sampah yang ada di komplek itu, aku prustasi, harapanku hilang.

"Hiiiks, hikkks, hiikks"
"Kamu kenapa nangis?" (Ternyata itu Lesty)
"Kenapa aku selalu gagal?"(kaget, masih nangis)
"Gagal kenapa?"
"Aku suka sama kamu"
"Aku juga"(senyum)

  Aku tak bisa berkata-kata lagi, aku sangat bahagia, aku pikir, "terkadang yang kita butuhkan untuk maju adalah dengan diam," aku pikir, itu gak nyambung.

  Hari demi hari kami semakin dekat, aku bahagia, tolonglah kamu pura-pura sampai kamu lupa kau sedang pura-pura, kami main bareng, nyanyi bareng, banyak hal yang kami lakuin bareng dan pergi ke hutan pinus bareng,   bakar hutan, enggak lah sekarang lagi bahagia.

  Tapi hubungan kami jadi longgar setelah lesty mendaftar dangdut D academy, sekarang udah gak ada kabar, mungkin dia ketmu orang lain yang bisa membuatnya lebih bahagia, mungkin dia udah gak pura-pura lagi dan cinta kitapun menjadi menggantung tak tentu gini.

  Untuk Lesty, dimanapun kamu berada, semoga kamu bahagia.r

Postingan terkait:

13 Tanggapan untuk "Cinta Yang Terlewatkan"

  1. Wakss.. Endingnya tragis bro.. Malah jatuhnya ke Lesti D Academy :D

    Awesome 😂

    ReplyDelete
  2. baperr ceruitanya :"v lagi dong update

    ReplyDelete
  3. aduh yang hampir jadi korban kebakarean hutan,udah jadi foto grafer gratis hampir kebakar tragis ya cicihsurya.blogspot.com

    ReplyDelete
  4. Gue bingung mau bilangnya baper atau ngakak :v tapi lebih ke ngakak sih :v itu seriusan Lesty D'academy? :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkw, makasih atuh kak.

      Enggak itu nama samaran kak 😊

      Delete
    2. Wkwkw, makasih atuh kak.

      Enggak itu nama samaran kak 😊

      Delete
    3. Wkwk, alhamdulillah atuh kak, kali-kali mampir lagi.

      Oh itu nama samaran kak, bukan itu 😊

      Delete
    4. Wkwk, alhamdulillah atuh kak, kali-kali mampir lagi.

      Oh itu nama samaran kak, bukan itu 😊

      Delete