Cinta Pertama
menurut kalian cinta pertama itu apasih?? Pacar pertama? Atau mantan gebetan pertama?.
Aku bingung pas ditanya temanku tentang itu, karena aku pernah nembak cewek (iya cewek, aku normal, sekarang allhamdulillah masih) pas waktu kelas 1 SD (waktu dekil-dekilnya sekarang udah mendingan) ke si dia yang ku anggap berbeda dari yang beda gitu, yang membuat aku senyum-senyum sendiri kalo ngebayangin dia, seneng denger cerita tentang dia, ngerasa sakit kalo dia tertawa ama laki yang lain, terlihat waah sampai-sampai sekarang yang ngebuat aku senyum-senyum sendiri itu kalo inget tentang aku dulu yang bagaimana ke si dia.
"Hey Rina kamu cantik, mau jadi pacar aku?"
"Kamu siapa?, kamu jelek, aku tidak ingin jadi pacar kamu".
Aku ditolak mentah-mentah gitu, berkesan sih emang, sampe seksarang juga masih inget faktanya, tapi coba aja kalo dulu aku keren, aku udah jadi pacarnya walaupun dia gak tau aku ini siapa, ahhhh, tapi kita tuh jangan nge judge masa lalu seeneknya, karena kita memang tidak akan jadi seperti sekarang tanpa itu, kasarnya sih gak guna, iya gak guna orang juga gak bisa dirubah.
Aku nangis gitu didepannya, rasanya sakit gitu, iya sakit dianya aja ngelemparin aku dengan teman temannya pake buku sidu 36 lembar, tapi masih satu packan. Aku ambil lagi buku itu.
"Ini bukunya jatuh"Dia gak jawab, dia terpesona lihat aku nangis.
Tapi alhasil dengan perjuangan, wiiisshh, katanyanya "perjuangan tidak akan menghianati hasil". Akusih setuju setuju enggak dengan kata-kata itu, karena emang banyak orang juga berkata perjuanganku sia-sia, iah sia-sia, berjuangnya aja di kepala, coba berjuangnya nyata pasti tambah sakit.
Aku jadi pacarnya pas waktu kelas 3 SMP, ceritanya panjang, romantis, dramatis dan berakhir teragis. Aku jadi penghancur hubungan orang waktu itu, ancur banget ya hidupku.
"Yang aku ingin jalan-jalan"
"Siaaap,,, tunggu beib"
"Ada sesuatu juga, heee".
Kita itu beda sekolah waktu itu, dia jadi santri, aku enggak, jadi aku sering bawa dia kabur. Pas aku lihat dikejauhan, wah dia memang selalu terlihat anggun, mempesona, semok, hampir mendekati sempurna menurut aku waktu itu, aku naik motor tuaku, tapi ada yang beda gitu dia pakai kecamata pas aku sapa.
"Hey udah lama nuunggu ya"
"Kamu siapa?"
"Aku pacarmu"
"Hhaaaaah, kita putus".
Dia langsung pergi gitu sembari ngucapin kata-kata kotor, aku ngaca ke spion, enggak ada, aku pegang dada sembari nahan sakit, aku gigit bibir, mataku mulai mendung, aku tahan dulu akuparkirkan motor sembari nahan napas melaju perlahan dengan kepala tertunduk nyari saung dan nunggu hujan, hanya sebatang roko dengan gasolin yang sudah hampir mau habis yang setia menemaniku dan meredakan sakit ini.
Hujan pun datang, waktu itu udah sehari lebih aku disana, akupun pulang karena udah gak kuat lapar dan aku nangis sepuasnya dibawah hujan itu, sungguh melegakan, aku juga gak lupa buang air.
Pacar pertamaku Sinta, aku gak pernah nembak dia, dia juga. Ceritanya waktu itu kelas 2 SD, temanku ada yang jail, dia ngebuat surat cinta gituh, emang hp belum familliar di kampungku waktu itu jadi masih usum pake surat, dia buat surat untuk nembaknya dengan mengatas namakan nama aku gitu, biar kalo ditolak kamu yang malu katanya.
Aku lagi duduk diatas tong sampah, dengan temanku yang aku gak tahu dia ngejailin aku, Si Sinta datang dengan temannya.
"Aguuuuss" dia senyum senyum gak jelas
"Kulan, aya naon?"
"Di tarima" dia langaung lari dan meluk aku gitu, dia nyium aku, aku hanya bisa pasrah.
"Di tarima naon?"masih pelukan
"Kan kamu teh nembak aku, ini suratnya"
"Hah, (aku ngelirik liat suratnya) oh iyaaah, hee".
Pas pulang aku diputuskan ama yang ngejailin, iya dia mutusin ikatan pertemanan kita gitu, karena aku jadi pacarnya, dia ngaku gitu, ini yang salah emang siapa emang. Aku khillaf katanya typo salah tulis, dia nampar aku, aku nangis, dia nonjok, nedang, nusuk pake pulpen, akupun dilarika ke uks terdekat, pas aku membuka mata dia (Sinta) setia menemani saat aku pingsan, ahhh romantis, mantan temanku dipenjara, aku bahagia.
Aku bersamanya setengah tahun lamanya. Sampai-sampai dia mutusin aku gitu, ada yang nembak lagi katanya. Aku marah, aku tampar dia, aku tonjok, aku tusuk pake pulpen, aku dipenjara.
Aku ketemu mantan temanku yang lama masih disana dan kamipun saling tusuk disana (pake pulpen).

mesti berusaha !
ReplyDeleteMakasih sarannya kak, makasih kak
DeleteCeritanya keren, sya suka gaya penulisannya
ReplyDeleteMakasih Kak atas apresiasinya
Deletewah.. menarik ceritanya gan.. Baru sd udah nembak hihih
ReplyDeleteAku dewasa sebelum waktunya :(
Deletewah pengalaman yah bro smngt yakk
ReplyDeletewkwk sebagian
Deletetetap semangat (y)
ReplyDeletemantap critanya bro
ReplyDeleteMakasih kak
DeleteWong edan!
ReplyDeletekok ngakak ya bacanya haha :D
ReplyDeleteWkwk, makasih kak
Deleteceritanya sangat menarik sob...mampir ya sob:http://www.duniacerita.com
ReplyDeleteGus
ReplyDelete